Nginjen TVS MAX SEMI 125cc sekejap mata

Posted on Updated on

Salam Damai lur.. dabs… japhe methe…

Hari sabtu yang lalu, sepulang dari makan Soto Tan Proyek di dekat Tiwul Yu Tum, yang rasanya jos gandhos, saya bersama bu Menkeu menyempatkan diri untuk menyambangi Dealer TVS yang ada di Wonosari, yaitu  Dealer PT. Terang Kemuliaan Raja yang terletak di Jalan Pramuka.

Saya dikaruhke dengan baik sama mbaknya sales person. Kami niatnya mau liat TVS DAZZ yang disir sama bu Menkeu, eh ternyata pas lihat unitnya terasa kekecilan karena dimensi TVS DAZZ yang kecil, jadi akhirnya Bu Menkeu mengurungkan diri untuk mengambil TVS DAZZ.

Di dealer ini sudah lengkap line up Motor pabrikan TVS India, mulai dari DAZZ, ROCK, APACHE 180, NEO, dan MAX 125 semi.

Wah malah kepincut ini sama MAX 125 semi, warna hijau, yang di display, saya tanya apa ada unit test drivenya, mbaknya jawab kalau yang ada unit testnya cuma TVS DAZZ.
mbaknya juga menawarkan kami APACHE 180cc, yang saat ini di Wonosari sudah ada clubnya, sudah banyak pengguna APACHE di Gunungkidul.

Sepintas saya jadi teringat dengan Pulsar 135LS saya yang secara kubikasi memang speknya lebih besar 10cc, dan dengan 4 klep.

Secara desain, TVS MAX Semi memiliki daya pikat tersendiri buat saya, desainnya terkesan kokoh , panjang, dan laki banget. Tapi juga simpel dibandingkan dengan motor selevelnya seperti Pulsar 135LS, dan Suzuki Thunder 125, lekukan tanki, desain joknya yang ada jahitan ditengah joknya juga memberikan kesan prestisius.

Saya amati detail finisingnya cukup lumayan baik, tapi ada beberapa bagian yang finisingnya kurang baik seperti di bagian dekat spedometer dan beberapa bagaian di blok mesinnya.

Tapi secara keseluruhan mulai dari desain lampu, tanki, jok, mesin,roda, cakram disk brake, shock depan, dan shock belakang yang menggunakan series spring yang diklaim mampu lebih baik meredam getaran.  Pada bagian-bagian lainnya secara visual lebih dari cukup untuk motor sport entry level di kelas 125cc yang saat ini pemainnya di Indonesia hanya ada TVS dan Suzuki. hal ini pun menjadi pertanyaan saya kenapa untuk motor sport 125 cc kurang digarap oleh produsen otomotif, apakah karena kubikasi 125 cc kurang mumpuni untuk kelas motor sport yang saat ini lebih didominasi di atas 125 cc, yang paling banyak adalah dikelas 150cc.mungkin para sedulur punya jawabanya yang lebih akurat.

Harga TVS MAX semi di Dealer ini Rp.14.900.000, OTR, dengan memberikan potongan harga untuk cash Rp.200.000, sedangkan untuk kredit tidak ada potongan namun ada potongan angsuran sesuai dengan jangka waktu kreditnya, misalnya 4 tahun dapat potongan 4 kali angsuran.

Dari sisi mesin TVS MAX: Tipe Mesin 4 Tak, dengan Kapasitas Mesin 124.53 cc, dan mampu memuntahkan Tenaga Maksimum 8.10KW/8000 rpm, dengan Torsi Maksimum 10.8 NM/5500 rpm, Bore x Stroke 57 mm x 48.8 mm, dengan Transmisi Manual , bila dibandingkan dengan Suzuki Thunder 125 mesinnya   4 langkah, SOHC, dengan Diameter Silinder 57 mm dan  Langkah Piston 48.8 mm, dan Kapasitas Silinder 125 cc, Daya Maksimum ps/rpm 11.28/9.000, Torsi Maksimum Nm/rpm 9.4/7.500. yang bila diukur secara bersamaan pasti kemungkinan daya dan torsinya akan sama  karena diameter silindernya sama  dan langkah pistonnya sama.

Sedangkan dibandingkan dengan Pulsar 135 LS dengan Tipe mesin 4-Tak, Pendingin Udara, 4-Katup, Silinder tunggal, SOHC,DTS-i, Bore (mm) X Stroke (mm): 54 x 58.8 dengan 134.66 cc, dua busi, tenaga Maksimal (HP @ rpm): 13.5 @ 9000 dan Torsi Maksimal (Nm @ rpm): 11.4 @ 7500, muntahan tenaga dan torsi lebih besar dari pada TVS MAX maupun thunder 125.

Menurut informasi dari beberapa user  TVS MAX 125 cc ini konsumsi BBM yang diperoleh dari hasil uji menunjukan bahwa 1 km pertamax mampu untuk 50km. Saya sendiri belum membuktikan untuk konsumsinya BBM.

Para sedulur semua, sekian dl review mengenai tvs max.

Apakah Value for Money membeli TVS Max?

9 thoughts on “Nginjen TVS MAX SEMI 125cc sekejap mata

    supernis said:
    30 Desember 2014 pukul 3:31 pm

    1 liter premium bro yang bisa 50 km, bukan pertamax… kalo pertamax, menurut om ipul kayaknya berkisar di 1:57-61

      blackchaser the risers responded:
      30 Desember 2014 pukul 4:30 pm

      Makasih om supernis, ats koreksinya.

        supernis said:
        30 Desember 2014 pukul 10:14 pm

        sama2 om, kebetulan gue juga pengguna max, tapi yg sport… gue yg nulis 720 km bersama tvs max di grup solusi sparepart tvs😉

        blackchaser the risers responded:
        30 Desember 2014 pukul 10:24 pm

        Mantap om, jd ini tvs max worth to buy ya om?

        supernis said:
        31 Desember 2014 pukul 6:40 pm

        per hari ini kilometer nya baru 800 an, jadi blom berani rekomen… nanti klo dah 5.000 an, baru brani rekomen bagus atau nggak… but so far sih oke🙂

        blackchaser the risers responded:
        6 Februari 2015 pukul 10:51 am

        Getaran di sekujur stang terasa di km brp om?

    supernis said:
    31 Desember 2014 pukul 12:57 pm

    per hari ini baru 800 km om, belom berani rekomen, nanti kalo udah pake 5000 km dan oke, baru berani rekomen… but so far sih oke2 aja sih😉

    supernis said:
    22 Agustus 2015 pukul 1:08 pm

    mesin motor ini, tipikalnya rada kasar… buat ngurangin kasarnya gue selalu pake pertamax dan oli 20w/50, terus handgrip juga dibalut ama busa stang sepeda.. kayak motor jaman dulu. nyaman banget sampe 70 kpj… diatas itu mulai ada suara getaran di batok lampu… top speed yg pernah dicoba baru 105 kpj on speedo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s