10.000km bersama Datsun GO+ Panca

Posted on Updated on

Salam Damai om dan tante….

image

Wah ternyata sebagai seorang risers dengan kuda besi  datsun Go+, sudah mencapai 10.000km lebih tepatnya 10.204 km dan sudah 6 bulan…. berlalu.
wuiihhh cepat juga waktu ini berjalan sob…

Nah karena sudah mencapai km itu saya akan memberikan  review tentang penggunaan Datsun Go+ sekalian nungguin si Grego (nama datsun Go+) punya saya di servis gratis yang ke 2 alias 10.000 km.

Datsun Goples , warna grey yg saya panggil Grego cukup memuaskan dan mampu memberikan kenyamanan buat kami sekeluarga.

image

Kelemahan dari Datsun Go+, saya sebagai user merasakan memang ada kelemahan di beberapa aspek, namanya juga buatan manusia pasti ada kekurangannya.
Dalam artikel ini saya akan memberikan testimoni dari beberapa kelemahan atau kekurang datsun go+.

  1. Kelemahan yang pertama yaitu karatan yang ada di bagian kaki-kaki depan. Awalnya sempat kaget dan khawatir apakah karat itu bersifat korosif dan akan mempengaruhi kaki kaki. Pada saat servis pertama (1.000km) untuk karat ini  tidak ada penanganan, dan dari Sales Advisor (SA) pun hanya diam dalam menangapi hal ini, menurut SA ini hanya hal yang wajar terjadi pada setiap kendaraan keluaran NISSAN, namun sekarang sudah diberikan servis gratis dibersihkan dan dicat karena upaya dari para funder dan rekan rekan Datsun Go Comunity Indonesia (DGCI) Mother Chapter yang telah berjuang menyampaikan aspirasi mereka kepada ATPM Datsun Indonesia.Featured image
  2. Kelemahan yang kedua adalah roda yang sedikit oblak, dan membuat stir narik, saat servis 1.000 km sudah saya sampaikan ke SA, langsung ditangani dan dilakukan pengecekan. Setelah dilakukan pengecekan dengan alat ukur mereka, dinyatakan bahwa oblak di Roda Depan masih masuk toleransi oblak, maksimal oblak yang dapat diklaim garansi yaitu diangka 0,05, sedangkan Gergo oblaknya masih 0,02. Masalah stir yang narik SA tidak menemukan penyebabnya, apakah dari laker/bearing roda atau knuckles. SA akhirnya melakukan spooring dan balancing (gratis) dengan menyesuaikan ke standartnya, saat ini gejala stir narik masih terasa dan saya disarankan untuk mencoba unit lain dan membandingkan dengan Grego. Terkait dengan kaki-kaki depan bila Grego dibawa pada track lurus dengan kecepatan 40 sampai 60 km/h, terdengar bunyi mendengung namun tidak sering, hanya beberapa saat mendengung berhenti dan mendengung kembali, dan menurut SA akan dibersihkan di bagian kaki-kaki dan cek remnya semoga nanti habis servis yang ke-2 ini akan teratasi.
  3. Kelemahan yang ketiga adalah terkait dengan Air Conditioner (AC), bahwa fitur di AC ini sangat minim, yang sekiranya di brosur dan di buku manual ada tombol pengatur suhu ternyata tidak ada fungsinya (menurut saya), setelah saya tanyakan pada SA dia memberikan penjelasan bahwa tombol itu adalah pengatur keluarnya udara, tapi ya tidak ada pengaruhnya mau di polke kekanan atau kekiri. Jadi AC dasun go+ ini blm sekomplit versi India.  AC terlalu dingin walaupun cuma di posisi 1, solusinya adalah menutup lobang aliran udara AC. Sampai saat ini masalah AC blm ada tindak lanjut dari ATPM.Featured image
  4. Kelemahan yang ke empat, yaitu permasalahan semua pintu-pintu yang bunyinya clang saat ditutup membuat Datsun Go+ terkesan mobil murahan, dan harus dibanting keras nutupnya,  kalau orang yang baru pertama kali naik datsun go yang menutup seringkali tidak bisa rapat karena tidak biasa mbanting. sudah seringkali kejadian dijalan saya diperingkatkan kalo pintu datsun belum menutup sempurna, biasanya pintu belakang. Untuk masalah ini belum ada solusi dari Datsun Indonesia kepada pemilik yang telah membeli pada tahun 2014, tapi untuk  Datsun Go+ dan Go Hatchback yang keluaran 2015 pintunya sudah berbunyi jleebb (akan saya bahas lebih lanjut di artikel berikutnya).
  5. Kelemahan yang kelima adalah persoalan kaca yang terkena jamur dari awal membelinya, menurt SA bisa di bawa ke 3M Flash untuk di poles, biaya sendiri, sebenarnya ini adalah kesalahan dari pabrik, karena mungkin keadaan penyimpanan yang salah sehingga menyebabkan jamuran.
  6. Kelemahan yang keenam adalah masalah alarm yang terlalu sensitiv, yang pada saat servis bisa dilakukan penyetelan di Beres, dan apabila ada barang elektronik di mobil (misalnya Handphoe) maka alarm  akan berbunyi, dilewati motor dengan mufler yang keras juga akan berbunyi.Featured image
  7. Kelemahan yang terakhir adalah masalah central lock yang mati meskipun remot masih nyala alias batere remot full. Untuk kasus ini belum ada penyelesaian, kalau memang ada kerusakan di unit headnya maka akan diganti. Masih dalam proses perbaikan dan belum ditemukan penyebabnya.

image

Meskipun sudah nemuin beberapa kelemahan dan kekurangan, saya tetep optimis dengan Datsun Go+ ini dapat menjadi family car dengan high value.
Semoga kedepan Nissan Motor Indonesia dan Datsun Indonesia lebih baik lagi dalam memberikan layanan after salesnya bagi para risers.
Salam damai bro sis.

34 thoughts on “10.000km bersama Datsun GO+ Panca

    Kurniawan said:
    3 Agustus 2015 pukul 10:53 am

    Pak,mau tanya nih, kalau go+ milik bpk tertahan di 120 km / jam rpm 3 posisi gigi 5 gak? soalnya saya punya gigi 4 digeber sampai 140 km / jam, dioper gigi 5 lsg turun jadi 120 km / jam rpm 3 gak mau naik lg? kata org bengkelnya mbl cc kecil wajar aja, tp menurut saya itu justru gak wajar, masa mobil bisa digeber sampai rpm 5 tp tertahan dirpm 3 tidak mau naik lagi. mohon tanggapannya. tq

      DARL-004 responded:
      3 Agustus 2015 pukul 11:14 am

      Mohon maaf mas, saya blm pernah pakai lebih dr 110 km/h, itu saya di gigi 4, mentok segitu.
      Kl dl pernah ditanyain sm riser dgci yo, jawabanya kepala bengkelnya “Memang kalo datsun gigi 2 sngat pndek nafasnya dan gigi 3 panjang sekali bisa2 smpai 120 km/jam, tetapi setelah oper gigi 4 agak nglepeh apalagi 5 nya, ,
      Jadi datsun itu gigi 2 ditutupi kekurangan di gear gigi 3, , dan gigi 5 itu untuk santai dan hemat bbm, , yaitu yg namanya LCGC,,
      Datsun dengan march itu dimesin hnya ad prbedaan bbrapa komponen saja walaupun sama seri mesinnya,, dan yg lbih beda gearbox antara datsun dan nissan march,” smg bs membantu om kurniawan

        Kurniawan said:
        3 Agustus 2015 pukul 11:44 am

        Tq ya infonya, cuma saya heran saja masa gigi 4 sanggup lari 140 km / jam, gigi 5 malah turun jadi 120 km / jam, kirain bpk pernah jlni diatas itu, krn info dari sales datsun sendr mereka sanggup geber sampai 150 km / jam dgn gigi 5, bahkan cust mereka lari mentok di 160 km / jam.

    Theo said:
    18 Januari 2016 pukul 10:16 am

    @Admin: Iyah betul sekali ulasan di atas.
    Keluhanya sama.. ^_^.
    Saya pngguna datsun go hatback..

    @ Agan Kurniawan: Iyah gan…utk gigi 4&5 sama saja tdak ada pngaruhnya, nafasnya tdak ada. Sya malah mntok d 120Km/h smpai full injak gas gigi 5.

      blackchaser responded:
      18 Januari 2016 pukul 11:11 am

      Iya bro, perlu improvement

        Kurniawan said:
        18 Januari 2016 pukul 12:44 pm

        Makanya gak pakai merk Nissan melainkan Datsun, dari segi kualitas dibanding lcgc lain kalah, menangnya cuma space besar, dan harga bersaing, saya juga ragu kontrol kualitas Nissan terhadap Datsun, walau partnya dari Nissan.

        blackchaser responded:
        18 Januari 2016 pukul 2:17 pm

        versi murmernya nissan ya datsun kl versi highnya infinity. sebagai brand yang baru di rebranding, sebaiknya lebih menonjolkan kualitas daripada keuntungan finansial saja

    putradeva said:
    1 Februari 2016 pukul 9:17 pm

    satu lagi om kelemahan datsun go…fan radiator lemah, punya ane blum setahun da ganti 2x.(fan meleleh n mobil jadi overheat) pas km 18.000an dan >150.000..ga tau masalahnya di radiator apa sikring…

      blackchaser responded:
      2 Februari 2016 pukul 5:15 am

      Masih garansi dan diganti free ga om?

      putradeva said:
      31 Maret 2016 pukul 10:00 am

      Garansi void…alesan nya karena sempet masuk ke bengkel diluar DATSUN. pas kejadian memang pertama memang sore mau magrib, jd ya nyari bengkel terdekat. pas kejadian kedua lagi diluar kota…di KASKUS jg byk korban yg laen.. mungkin ada riser laen yg ngalemin…..

        blackchaser responded:
        4 April 2016 pukul 12:08 pm

        Kayaknya perlu kuras air radiator buat precaution

        Kurniawan said:
        5 April 2016 pukul 12:04 pm

        Hehehe, itulah kenapa nissan hidupkan kembali datsun, kalo pake nama nissan bakal hacur image nissan, seperti dari awal saya blg kualitas datsun terburuk diantara lcgc, kemarin coba ipar punya ayla, walau 1000 cc tenaga lbh respon, dan gak ada masalah seperti datsun

    Dadang said:
    11 April 2016 pukul 10:28 am

    Ini punya saya juga leleh fan nya masih nunggu blm ada penjelasan

    blackchaser responded:
    11 April 2016 pukul 11:12 am

    Bs liat penampakan lelehnya om danang? Apa tidak ada indikasi diawal misalnya ac tidak dingin atau indikator nyala?

      Dadang said:
      11 April 2016 pukul 11:24 am

      Tidak ada fotonya tau tau ngebul wktu mau ane akali dulu buat jalan ke beres gak boleh katanya mw di cek dulu mulai kemaren di beres blm ada kabar sampe sekarang
      Bhanya jelek itu mgkin kalo mati gara2 brostel hbis mash masuk akal ini leleh di rumah kipasnya

    blackchaser responded:
    11 April 2016 pukul 11:13 am

    Sepertinya issu fan leleh belum dicium media nasional

    Dadang said:
    11 April 2016 pukul 11:26 am

    Ini masih di km 16000 menyebalkan….

      Kurniawan said:
      11 April 2016 pukul 4:51 pm

      Sebenarnya mobil datsun itu produk gagal, krn murah maka tidak ditanggapi, banyak masalah sejak awal produksi, seperti kaki2 karatan, mesin boros tidak bertenaga (padahal dari awal pakai pertamax, 1 ltr = 7 – 8 km) dan layanan servis nissan cenderung cari alasan untuk menutup produk gagalnya dgn alasan mbl murah jd wajar tak bertenaga dan boros, unit yang saya dpt lebih parah lg, tidak seperti unit test drive, dipelanin lwtin polisi tidur hrs ganti gigi 1 kalau ngak bakal ngelitik, pada bukan pakai premium, intinya kalau beli mobil lg tidak akan beli merk nissan – datsun, mendingan merk lain aja.

    Kurniawan said:
    12 April 2016 pukul 3:59 pm

    Ya begitulah mutu datsun, cust tidak dilayani baik, alasan mereka mobil murah jgn byk berharap, makanya kalo ada masalah cust kesal sendr tanpa penyelesaian, saya yakin masalah fan gak bakal ada penyelesaian, kecuali disorot media seperti kasus nissan march bensin boros, saya sdh kecewa sama layanan nissan, skrg aja uda gak pake jasa beres untuk ganti oli dll, mahal tak ada jaminan, yg ada alasan segudang jika ada masalah.

    Yudha said:
    2 Juli 2016 pukul 6:22 pm

    Ane dah pake datsun go+ 30.000km, alhamdulilah nih mobil valuable banget,pp 80km seminggu cuma 170rb pertamax, blum ada keluhan atau kejadian aneh2, servis diberes murah banget paling mahal 800rb, tarikan mantap geber ampe 140km. Tanjakan mantap waktu ke puncak bogor dan ciwidey, for all mantaap deh

      blackchaser responded:
      6 Juli 2016 pukul 7:59 pm

      Ya bro yudha, tidak semua unit trouble

    Monx said:
    18 Agustus 2016 pukul 8:56 am

    wah ada juga keluhan Fan Datsun, saya ambil keluaran des 2014 hatcback. untuk speed sih puas banget. gigi 5 ampe 150 sudah ga berani injek lebih dalam. tapi masih narik tenaganya. minum pertamax masih lumayan irit. klo pas ke jogja dari jakarta habis 40 literan lah udah geber abis di cipali rata -rata 120km/Jam.
    cuman barusan aja fan tiba tiba mati. ditandai ac ga normal. km baru 15.rb an.
    sabtu besok coba ke beres kira kira dicover ga untuk kerusakan kipasnya.

    waktu pertama minta coating karat sih lansung diberesin free di Nissan Puri Indah.

    nanti share lagi kelanjutannya

    waktu keluhan rem belakan bunyi coba diberes lain daerah tangerang kayaknya ga dikerjain, cuma dicuci doang mobilnya jadi keliatan bersin.🙂 karena keluar bengkel keluhan masih ada ga ngaruh.

    apa layanan tiap beres beda atau memang susah claim nanti di info lagi🙂
    thanks

      blackchaser responded:
      18 Agustus 2016 pukul 5:46 pm

      Ditunggu critanya klaim kipas nya bro

        Monx said:
        22 Agustus 2016 pukul 3:09 am

        Info untuk klaim kipas
        Para Riser ga perlu kuatir, untuk unit saya hari ini cek penyebab kipas mati , ternyata sekering putus. Sekalian servis 20k selesai dan saat test selesai servis dan penggantian sekering yang kata sa nya 40 ampere itu ga lama sekering kembali putus dan bau terbakar.
        Sama mekaniknya dibawa kembali masuk dan dicoba x lagi. Dengan penggantian sekering dan cek ulang. Ternyata kembali putus.
        Akhirnya sejak awal masuk sudah diinformasikan sa KLO motor bermasalah nanti langsung ganti baru saja.

        Diluar dugaan setelah sa kasih kunci serah terima cek sudah diganti 1 set kipas radiator full. Jadi tinggal plug and play ga perlu pasang motor fan lama ganti yang baru.

        Tambah puas dengan. After sales-nya Nissan Datsun terlebih dealer Puri indah.

        Salam Riser

        See u. Next info

    Rosi said:
    11 September 2016 pukul 9:45 pm

    Ane punya dago muantap bro, sekarang sudah 40rb km, ngk ada keluhan berartti, cuma waktu itu aki aja rusak pas 6bln lebih sehari jadi ngk bs claim, untuk speed ok lah masuk 150 di gear 5,tapi belum full, untuk bbm lumayan lah dalkot 1: 13 luar kota spt 1 : 16, belum pernah kena masalah fan, cuma kemaren sempet ngobrol sama orang datsunnya apakah tidak ada promo untuk tuker lock pintu biar suara agak halusan karna 1 unitnya s ekitar 500rb kalo 4 kan 2jt jadi ngak rasio aja , untuk overall ok lah, sekelas LCGC…

      blackchaser responded:
      11 September 2016 pukul 10:21 pm

      Servis 40km udah blm bro?

    Bagoes said:
    18 Oktober 2016 pukul 9:26 pm

    Salam kenal agan-agan semua…. mau tanya apa ada yang pernah dengar atau mengalami kejadian ketika pakai dago dijalan gigi transmisi tiba-tiba tdk berfungsi atau doll tdk ya? Tuas bisa dgn mudah dipindah2, mobil tdk bisa maju/mundur walau gas sdh diinjak dalam. Mohon share infonya. Trims

      blackchaser responded:
      19 Oktober 2016 pukul 6:49 am

      Salam kenal mas bagoes, pernah sy slip transmisi, tau tau pindah netral sendiri, tp tidak sering. Sy coba tanyakan ke beres, katanya tidak ada masalah.

      blackchaser responded:
      19 Oktober 2016 pukul 6:50 am

      Mobil masih bisa jalan setelah dr netral ke gigi 1

    Kurniawan said:
    19 Oktober 2016 pukul 12:19 pm

    Salam kenal mas bagoes, masalah itu kalo dimbl saya yg dulu itu koplingnya slip, biasanya ganti kopling 1 set dan tali koplingnya, kalo di datsun sih saya gak tahu ya, pernah saya baca di web ada yg komplain masalah transmisi, itu kerusakkan pada gear box, hrs ganti gear box 1 set, dan masalah itu sempat heboh krn ribetnya proses acc utk penggantian gear box, mendingan saran saya coba ke beres lain atau ke bengkel umum yg ternama utk konsultasi masalah ini.

    Aco Canavaro said:
    2 November 2016 pukul 12:07 pm

    saya baru pake datsun go plus selama seminggo kalo oper gigi keras …kata temen itu faktor mobil baru apakah bener seperti itu…mohon infonya

    Aco Canavaro said:
    2 November 2016 pukul 12:09 pm

    mohon infonya apakah kalo masih baru oper giginya keras ? karna punya saya pertama baru pake giginya keras bgd …

      blackchaser responded:
      2 November 2016 pukul 2:37 pm

      Tidak om. Pasti ada yg bermasalah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s