Evaluasi Pengarusutamaan Gender di DIY

Posted on Updated on

Halo bro and sis

Apa kabar? Selamat Tahun baru 2016. sukses selalu

beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 2 Desember 2015, Biro Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Sekretaris Daerah Pemerintah Daerah DIY,  mengadakan kegiatan Ekspose pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Pengarusutamaan gender bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Bapak Bambang Sulistiono menyampaikan paparan mengenai pelaksanaan program pemberdayaan perempuan di 4 kabupaten dan 1 kota serta di provinsi. Namun hasil dari evaluasi ini semua Kabupaten, kota dan provinsi masih bisa memberikan masukan terkait hasil evaluasi.

image

Prinsip Nawacita bahwa Negara harus hadir dalam Permasalahan kesetaraan gender, kekerasan terhadap perempuan. Pengarusutamaan gender dan perlindungan Perempuan dan anak merupakan Cross cuting isue, program kesetaraan gender bukan proyek, tidak perlu menambag anggaran, melebur dslam setiap lini pembangunan implementasinya adalah PUG dan PPRG, ini di adopsi pada gerakan revolusi mental, dengan penguatan -penguatan agar masuknya program bisa menyelesaika masalah.

Semua kabupaten dan kota, provinsi sudah melakukan kegiatan PUG dan PPRG, terlihat pada hasil fisik dan non fisik,  masih harus diperjuangkan lebih keras. Banyak SKPD yang beluk melakukan GAP dan GBS, sulit untuk mendorong, karena pejabat yang menangani progran sering pindah, komitmen dan pemahaman kurang.
Kota Yogyakarta megawal PUG dan Pprg pada saat penyusunan renja, antaralain:
Dinas pendidikan ada pndidilan kesetaraan gender, tempat bermain, pnitipan anak untuk karyawan telah dikelola dengan baik,
Dishub telah memasukkan program taman lalu lintas di Terminal.
Dinkes meningkatkan puskesmas ramah anak
Dinas perijinan bangunanya sudah prespektif gender.
Sedangkan untuk Kabupaten Sleman, membangun gedung baru sudah dilengkapi dengan kamar mandi terpisah dan ruang laktasi dan fasilitas umum, sedangkan untuk kabupaten Gunungkidul, Kulonprogo dan Bantul belum terdapat data yang bisa diverifikasi.
Terkait dengan perlindungan pada perempuan, sudah ada P2TP2A tapi belum punya shelter, ada permasalahan biaya terbatas, sdm, kasus meningkat.
Gerakan Sayang Ibu, untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan sebagai upaya dampak kematian ibu dan bayi. Gsi hanya bagus pada saat akan diadakan lomba, kalau dikota GSi kurang baik karena nilai gotong royong yang meluntur.
Kesimpulan Sk Focal point dilaksanakan lebih baik, pelayanan bagi perempuan korban kekerasan lebih ditingkatkan, GSI dilaksanakan demgan lebih baik lagi sehingga membudaya.

Materi yang kedua adalah Persepsi Publik terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah di bidang pemberdayaan perempuan di diy, yang disampaikan oleh mbak Wulan dari Rifka Annisa, beliau menyampaikan terkait perlindungan perempuan dan anak.
Terkait dengan pelaksanaan Uupkdrt tujuannya adalah menciptakan kerukunan dan keutuhan rumah tangga, faktornya kadar kualitas perilaku, pengendalian diri /toleransi menyebabkan kdrt dan berakibat ketidaknyamanan da ketidakamanan keluarga.

Refleksi, implementasi uupkdrt jauh dari rohnya, ada APH yg belum berprespektif pada korban, usaha mediasi tanpa ada sanksi pada pelaku kekerasan, laporan yang bisa dicabut sehingga mwmungkinkan adanya kekerasan berulang, pandangan masyarat tentang korban, kalau ada kasus masyarakat menyalahkan pada perempuan korban, tidak tau apakah penyebabnya.
Banyak Aparat Penegak Hukum yang belumpaham benar tentang UU SPPA,korban tidak terakomodir hak haknya,proses hukum yang panjang bila tdk ada kesepakatn diversi, hak pendidikan yang hilang, dampak kekerasan yg tidak tertangani dengan baik contohnya stigma.
Perlu upaya strategis dan terukur dalam perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan.

Demikian lurr… Hasil ekspose semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s