Sparepart Box shad sh 45 MAHAL

Sedikit unek unek mengenai top box. Saat ini BC menggunakan box shad sh 45 saat beli seharga Rp. 900.000 dr bro Sony. Box include base plate sama baut bautnya. Kemudian saya beli backrest dan stop lampnya seharga @ Rp.175.000. Box bisa dipasang dengan bracket lokal yg direkomended sm shad tp ternyata bracket tsb tdk bagus karena bahan besinya berdiameter kecil dan akhirnya patah dilas lasannya. Dan menyebabkan kaca mika nya  pecah.
Dan lebih kagetnya lagi harga mika itu lumayan mahal…. Rp.150.000 yang membuat saya ga habis pikir…. busyet dah….
Covernya juga seharga itu… trnyata berdasarkan pengalaman ini sparepart shad mahal… jd aftersalesnya shad sgt mahal.
Buat semua yg mau beli produk shad harap berpikir dua kali.
Salam.

BC on GK road

Sebelum memutuskan untuk menebus BC ada beberapa pilihan yang ada di daftar saya, antara lain New Mega Pro, Pulsar 220, Byson dan Blade.
Pilihan jatuh ke PIES krn ada diskon 1jt, sm udah lama kepingin nunggangi Pulsar. Sblm diantar ke rumah PIES sudah saya cek sesuai dng pengalaman dan anjuran para pemilik Pulsar di Pegasus.
Sejak datangnya Blackchaser di Gunungkidul, sudah kuajak menjelajahi Kecamatan di Gunungkidul, karena ada tugas kantor sekalian reyen motor PULSAR generasi terbaru ini.
Kuajak dulu BC ke kecamatan Playen yg ndak jauh dr Kantorku, BPMPKB.
Aku merasa roda BCku gleyar gliyer oleng ogel ogel… (Halah bahasa apa ini)
Tak cek kok ga ada yg mencurigakan.
Akhirnya aku lanjutkan perjalananku ke Kecamatan Gedangsari, dengan kecepatan 60 sampai 70 kpj aku bawa melaju menikmati pemandangan indah dikanan kiri ku, dan aku melewati PIBO warna Merah pakai BOX givi tp ndak ada orangnya. Kemudian aku toet toet aja tp ya ndak keliatan orangnya.
Roda dpn masih ogel2, lalu aku berpikiran langsung ku bawa ke Beres jl Magelang sekalian ada tugas kantor di Jogja. Sampai Beres aku tanya kondisi geal geol ini dan langsung diperiksa dan dipakai jalan, kmdn mekaniknya bilang ini kurang angin coba dipompain dl sendiri karena kompresor Beres Rusak. Akhirnya ku pompain sendiri roda depan BC dan ternyata roda sudah ga geal geol.

Hari berikutnya sblm berangkat ke Kecamatan Rongkop pagi hari mau saya panasin ternyata oli di indikatornya meler2 bocor rembes, tp td netes. Wah besok harus dicek ke Beres lagi nih, knp ga kmrn ketahuannya arghhh…
BC kuajak jalan ke Rongkop, Girisubo dan Tepus sampai ke Wonosari. Pada saat motor PIES ini saya pacu di kecepatan smp dgn 60-70 kpj getaran sangat terasa keras di stang kanan yg akselerasi, dan hand grip PIESnya keras juga hal ini buat tangan cepat pegal selama berkendaraan setengah jam. Kondisi ini apakah normal? Atau memang ada sesuatu yang ga beres ya?
Mungkin diservis pertama nanti ada solusinya.

Posted with WordPress for BlackBerry.